Free banner maker at BannerFans.com
i

About me

About me
Perkenalkan nama saya : Pudjo Suprapto

Dan teman-temanku memanggilku dengan nama: maspoedjo

Di search engine google termasuk dalam daftar orang pertama, halaman pertama, dari kurang lebih 41 halaman pencari nama "maspoedjo"

Cita-citaku serta impian adalah memiliki ASET berupa VIRTUAL sebanyak 99 website/blog/portal/forum atau tepatnya 100 kurang 1, dan merupakan INTANGIBLE ASET yang tak ternilai harganya.

Saat ini masih sebagai salah satu stuff di Lembaga Keuangan, dan memiliki Organisasi Pembangun Jaringan yang cukup lumayan jumlahnya yang juga merupakan ASET berharga saya yang terus berkembang

Dan ASET saya kedepannya akan saya berikan (dan sudah ada) yang diberikan untuk dikelola sebagai bagian dari SEDEKAH saya agar mereka memiliki PENGHASILAN dengan terus mengembangkan sesuai dengan IDE-IDEnya sesuai dengan apa yang dipikirkan

Saya tidak menjanjikan anda punya kekayaan, atau juga penghasilan tapi anda bisa membangun kekayaan dan memiliki penghasilan yang tak akan berhenti menghasilkan karena business anda sudah jalan dan mengalami perkembangan.

Anda akan seperti apa tergantung siapa teman anda dan apa buku yang anda baca

"Tuhan tidak akan merubah suatu kaum, apabila kaum itu tidak mau merubahnya"

Dan "memang susah mencotoh tapi lebih susah menjadi contoh"

Sukses untuk anda semua

Wassalam

Administrator
Pudjo Suprapto
Call me: maspoedjo
Success Business Owner
Business Owner
Inpiring the future




Click here to get {sitename}





Selasa, 02 Desember 2014

Senyuman di Langit Awangga

Senyuman di Langit Awangga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Awan mendung menggelayut langit Awangga. Angin dingin berhembus menerkam kebahagian. Semua berganti muram. Awangga telah lelah dipermainkan oleh alam. Dan saat ini negara itu telah jatuh dalam kemurungan. Kesedihan melanda seluruh istana.

Tangisan lirih menggema dari sudut ruangan besar di kaputren. Sebuah ranjang tergeletak dengan sesosok tubuh diatasnya. Terdengar suara isak tangis tertahan. Hari ini apa yang telah dikuatirkan oleh Dewi Surtikanti benar-benar terjadi.

Sejak semalaman kegelisahan dan kebimbangan hatinya terus hinggap, meskipun kata-kata penenang terucap dari Prabu Karna. Semalam adalah malam tersingkat dalam hidupnya. Ia merasa tidak ada lagi yang mampu menopang hidupnya kali ini. Semua telah pergi.

Orang yang dicintainya telah tiada untuk selamanya. Masih terngiang jelas di benaknya. Sentuhan lembut suami tercinta. Masih terasa di tangannya genggaman cinta yang diberikan oleh Prabu Karna. Masih terdengar suara menenangkan suaminya, ketika meminta ijin untuk pamit pergi kesokan hari. Masih tergambar roman muka penuh cinta yang ditampakkan oleh Prabu Karna kepadanya. Bahkan Dewi Surtikanti masih terbayang kecupan lembut di pipinya sebagai penghantar tidur pembuka pintu mimpi semalam.

Namun dari kesemuanya itu, tatapan terakhir Prabu Karnalah yang
... baca selengkapnya di Senyuman di Langit Awangga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar