Free banner maker at BannerFans.com
i

About me

About me
Perkenalkan nama saya : Pudjo Suprapto

Dan teman-temanku memanggilku dengan nama: maspoedjo

Di search engine google termasuk dalam daftar orang pertama, halaman pertama, dari kurang lebih 41 halaman pencari nama "maspoedjo"

Cita-citaku serta impian adalah memiliki ASET berupa VIRTUAL sebanyak 99 website/blog/portal/forum atau tepatnya 100 kurang 1, dan merupakan INTANGIBLE ASET yang tak ternilai harganya.

Saat ini masih sebagai salah satu stuff di Lembaga Keuangan, dan memiliki Organisasi Pembangun Jaringan yang cukup lumayan jumlahnya yang juga merupakan ASET berharga saya yang terus berkembang

Dan ASET saya kedepannya akan saya berikan (dan sudah ada) yang diberikan untuk dikelola sebagai bagian dari SEDEKAH saya agar mereka memiliki PENGHASILAN dengan terus mengembangkan sesuai dengan IDE-IDEnya sesuai dengan apa yang dipikirkan

Saya tidak menjanjikan anda punya kekayaan, atau juga penghasilan tapi anda bisa membangun kekayaan dan memiliki penghasilan yang tak akan berhenti menghasilkan karena business anda sudah jalan dan mengalami perkembangan.

Anda akan seperti apa tergantung siapa teman anda dan apa buku yang anda baca

"Tuhan tidak akan merubah suatu kaum, apabila kaum itu tidak mau merubahnya"

Dan "memang susah mencotoh tapi lebih susah menjadi contoh"

Sukses untuk anda semua

Wassalam

Administrator
Pudjo Suprapto
Call me: maspoedjo
Success Business Owner
Business Owner
Inpiring the future




Click here to get {sitename}





Jumat, 17 Juni 2016

Wiro Sableng #64 : Betina Penghisap Darah

Wiro Sableng #64 : Betina Penghisap Darah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

DUA ORANG penunggang kuda itu menuruni lembah Batusilang dengan cepat. Di sebelah depan adalah seorang lelaki berdestar hitam, berpakaian sederhana dan berusia sekitar 40 tahun. Di belakangnya mengikuti lelaki muda berpakaian bagus yang di kepalanya ada topi tinggi berwarna merah dengan pinggiran kuning, emas, pertanda dia adalah seorang berpangkat. Dua kuda tunggangan melewati sebuah telaga kecil dan akhirnya sampai di hadapan sebuah rumah berdinding kayu beratap rumbia.

"Ini tempatnya," kata lelaki berdestar hitam seraya hentikan kudanya. Lalu dia melompat turun sementara yang satu lagi memandang berkeliling dan tetap di atas punggung kudanya. Orang berdestar melangkah menuju pintu rumah dan mendorong daun pintu yang ternyata tidak dikunci. Terdengar suara berkereketan. Orang itu masuk ke dalam. Tak lama kemudian dia keluar lagi.

"Rumah ini kosong. Dia masih belum datang rupanya."

Orang berpakaian bagus di atas kuda mengangguk. Dia memandang lagi berkeliling. "Kalau memang belum datang aku bisa menunggu, Turangga. Sekalian kita bisa istirahat. Yang aku kawatirkan dia benar-benar tidak datang. Kau tertipu, aku tertipu!"

"Saya yakin dia pasti datang Tumenggung Purboyo. Silahkan Tumenggung turun dan masuk ke dalam. Menunggu sambil istirahat."

Orang yang dipanggil dengan s
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #64 : Betina Penghisap Darah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar